install
  1. why we did it on a yellow wall and yellow shirt?

    because it was so sunshiny and bright

  2. why don’t you start to take care of your planet?

  3. [Flash 9 is required to listen to audio.]

    When I first heard this song, tears drop from my eyes.Go give your lovely daddy a big hug, as long as he still give you hug back, before you could only hug him without any reply from him.

    If I could get another chance
    Another walk, another dance with him
    I’d play a song that would never, ever end
    How I’d love, love, love to dance with my father again.”

    -Luther Vandross (Dance With My Father Again)

  4. Ask me whatever you want!

    how to ask?

    click

  5. Redenominasi? throw away you curiousity here!

    Isu ini lagi in banget di negara kita, banyak orang yang bener-bener tau apa itu REDENOMINASI, tapi ngga sedikit juga yang masih bingung apa sih itu? terus mata uang kita mau diapain sih?Nah dari geleng-geleng, lo bakal manggut-manggut abis baca ini semua.

    Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan tahapan-tahapan penyederhanaan nilai mata uang rupiah atau redenominasi, namun bukan sanering. Proses penyederhanaan nilai mata uang rupiah itu akan dilakukan mulai 2011-2020

    Jika diartikan secara sederhana, menurut Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, di Jakarta, Selasa 3 Agustus 2010, redenominasi berarti penyederhanaan penyebutan satuan harga maupun nilai mata uang.Maksudnya, pecahan mata uang disederhanakan tanpa mengurangi nilai dari uang. Nilai mata uang tetap sama meski angka nolnya berkurang. Misalnya, Rp1.000 menjadi Rp1, sedangkan Rp1 juta menjadi Rp1.000.
     

    Berikut ini tahapan pemberlakuan penyederhanaan nilai mata uang rupiah itu:
     

    2011-2012 Masa Sosialisasi 

    Masa menyiapkan berbagai macam hal seperti menyangkut akuntansi, pencatatan, sistem informasi. Bank Indonesia meyakini waktu dua tahun cukup untuk masa sosialisasi. 


    2013-2015 Masa Transisi

    Dalam masa ini, nantinya harga barang akan ditulis dalam dua harga yaitu terdiri atas rupiah lama dan rupiah baru. Misalnya, barang seharga Rp10.000 akan ditulis dalam dua harga yaitu Rp10.000 dan Rp10 (baru). Uang saat ini akan disebut rupiah lama, yang baru akan disebut rupiah baru.
    Selama masa ini, masyarakat akan menggunakan dua mata uang yaitu rupiah lama dan rupiah baru. Begitu juga untuk pengembalian uang, boleh menggunakan keduanya. BI juga akan perlahan-lahan mengganti uang rusak rupiah lama dengan uang rupiah baru.


    2016-2018 

    Uang kertas sekarang (rupiah lama) akan benar-benar habis. BI akan melakukan penarikan uang lama.


    2019-2020

    Kata-kata uang baru yang menandakan pengganti uang lama akan dihilangkan. Indonesia kembali pada rupiah seperti saat ini, namun nilai uangnya lebih kecil. Untuk mata uang kecil berlaku uang koin dan nilai pecahan sen akan berlaku lagi. Sebelumnya, BI menganggap uang pecahan yang cukup besar memang kurang efisien. Masalahnya, uang besar justru membuat proses pembayaran dan transaksi tunai menjadi lebih susah.Jadi, BI menekankan redenominasi berbeda dengan sanering atau pemotongan uang. BI menekankan sanering selalu dilakukan oleh suatu negara dalam kondisi ekonomi tidak stabil. Itu bisa dalam situasi inflasi tinggi, sehingga nilai mata uangnya dan daya beli merosot dengan cepat. Karenanya, perlu dilakukan pemotongan nilai uang atau senering.

    “Nah, ini sama sekali bertolak belakang, redenominasi dilakukan dalam kondisi perekonomian sedang stabil”

    Sekarang, kalo temen-temen lo lg ngomongin redenominasi lo ga bakalan diem bengong kyk mr. bean, bahkan lo bisa ngejelasin tahapannya. VOILA!